Rabu, 13 Agustus 2008

Hal Penting dalam Trekking


Memang tidak semua item pasti kita pergunakan dalam suatu perjalanan. Akan tetapi ada baiknya kita sedia payung sebelum hujan. Kita telah menyiapkan perlengkapan yang kita butuhkan sebelum kita tertimpa musibah yang tidak kita harapkan dalam perjalanan.

PAKAIAN EKSTRA.
Meliputi kaos kaki luar dan dalam, sepatu boot, pakaian dalam, Celana dan baju untuk jalan, sweather, atau jaket fleece, topi, sarung tangan atau Jas hujan atau rain coat. Pertimbangkan juga pakaian dalam baju yang berlengan panjang, balaclava, headaband yang berfungsi sebagai penutup kuping.
Cuaca adalah kendala utama yang menyebabkan kita harus berpikir matang-matang dalam me-manage pakaian yang harus dibawa. Meskipun merupakan tambahan terhadap berat akan tetapi sebanding dengan faktor kehangatannya.


KOMPAS
Kompas merupakan peralatan yang penting untuk bernavigasi dan route finding, setiap anggota kelompok pendakian seharusnya memilikinya dan mengetahui cara pakainya.

FIRE STARTER ( PEMBUAT API)
Pembuat api pada umum meliputi lilin, bahan panas kimia, panas kalengan, magnesium, atau yang untuk digunakan di gunung yang tinggi dan kompor cadangan.

PERSEDIAAN P3K
Pendakian gunung merupakan salah satu oleh raga yang beresiko, maka adalah suatu kewajiban kita membawa P3K, mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Minimal terdapat gauze pad dalam berbagai ukuran, roller gauze, perban, pembalut kupu-kupu, pembalut segitiga, pembalut Carlisle, sabun, latex gloves, dan alat tulis.

MAKANAN EKSTRA
Pada hampir semua pendakian, persediaan makanan darurat utuk satu hari adalah merupakan persediaan yang layak. Pilihan makanan darurat hendaknya yang tidak memerlukan proses memasak dan mempunyai energi yang tinggi berbanding kepada bobot beratnya serta tahan lama. Buah kering, GORP, granola, makanan tempur tentara, power bar serta power gel. Jika pengunaan kompor masih memungkinkan, bahan makanan yang dibekukan, Oatmeal, sup instant, dan mie adalah pilihan yang baik.
Jadikan logistik sebagai prioritas tertinggi dalam perjalanan.

HEADLAMP ATAU SENTER
Tidak perduli kapanpun rencana pendakian yang akan dilakukan siang atau malam, bawalah selalu headlamp atau lampu senter dengan baterei dan bohlam ekstranya. Banyak orang mengatakan headlamp lebih praktis dan menyenangkan sebab kedua tangan kita bebas untuk melakukan kegiatan yang lebih penting. Ingatlah cahaya adalah hal yang penting, jadi belilah peralatan yang berkualitas. Untuk senter yang tahan air sudah pasti akan mempunyai harga yang lebih mahal. Akan tetapi kita akan puas saat menggunakannya digunung yang basah dan lembab.

PISAU
Pisau berguna untuk mempersiapkan makanan, P3K, reparasi, dan di kasus-kasus tertentu digunakan untuk memanjat. Pisau harus mempunyai dua lipatan mata pisau ( jika salah satunya rusak), obeng kembang dan obeng minus, jarum tusuk, dan gunting lipat. Item lain yang bermanfaat meliputi pembuka kaleng dan pembuka botol, serta penjepit. Juga selalu membantu pasangkan tali sebagai pengaman agar tidak terjatuh tanpa kita ketahui.

PETA
Tiap-Tiap anggota regu atau individu harus membawa peta topografis yang detail daerah yang dikunjungi. Dan harus membawanya dalam wadah plastik yang tahan air.

KOREK API
Pendaki perlu selalu membawa persediaan korek api sebagai persediaan darurat yang disimpan dalam wadah tahan air. Ini adalah sebagai tambahan terhadap persedian lighter atau korek api yang biasa kita bawa.Bagaimanapun juga, persediaan cadangan untuk emergency harus selalu korek api (yang tidak mempunyai kegagalan teknis) Jenis apapun korek api yang kita gunakan, harus selalu di tes kemampuan kerjanya, hindari membawa korek api yang sudah lembab.

SUNGLASS DAN SUNSCREEN
Langit yang bersih dan cermelang di pegunungan membuat krim perlindungan matahari menjadi perlu ada pada setiap perjalanan. Seperti yang kita ketahui sukar untuk menghindari matahari ketika berada di atas pegunungan yang terbuka. Sinar ultralviolet di atas ketinggian pegunungan adalah 50% lebih kuat dari pada di permungkaan laut.


Packing



Packing adalah usaha mengatur item-item yang akan dimasukan dalam tas/carrier/backpack. Packing yang baik akan menjadikan perjalanan anda nyaman karena ringkas dan tidak menyulitkan.

Prinsip dasar yang mutlak dalam mem-packing adalah :

1. Pada saat backpack dipakai beban terberat harus jatuh ke pundak, Mengapa beban harus jatuh kepundak, ini disebabkan dalam melakukan pendakian kedua kaki kita harus dalam keadaan bebas bergerak, bayangkan jika salah mempacking barang dan beban terberat jatuh kepinggul akibatnya adalah kaki tidak dapat bebas bergerak, dan anda menjadi cepat lelah karena beban backpack anda menekan pinggul belakang. Ingat : Letakkan barang yang berat pada bagian teratas dan terdekat dengan punggung.

2. Membagi berat beban secara seimbang antara bagian kanan dan kiri pundak. Tujuannya adalah agar tidak menyiksa salah satu bagian pundak dan memudahkan anda menjaga keseimbangan dalam menghadapi jalur berbahaya yang membutuhkan keseimbangan seperti : meniti jembatan dari sebatang pohon, berjalan dibibir jurang, dan keadaan lainnya.

3. Kelompokkan barang sesuai kegunaannya lalu tempatkan dalam satu kantung untuk mempermudah pengorganisasiannya. Misal : alat mandi ditaruh dalam satu kantung plastik.

4. Maksimalkan tempat yang ada, misalkan Nesting (Panci Serbaguna) jangan dibiarkan kosong bagian dalamnya saat dimasukkan ke dalam ransel, isikan bahan makanan kedalamnya, misal : beras dan telur.

5. Tempatkan barang yang sering digunakan pada tempat yang mudah dicapai pada saat diperlukan, misalnya: rain coat / jas hujan pada kantong samping Keril/Ransel.

6. Hindarkan menggantungkan barang-barang diluar ransel, karena menggantungkan barang diluar ransel akan mengganggu perjalanan anda karena tersangkut-sangkut dan berkesan berantakan, usahakan semuanya dapat dipacking ke dalam ransel.

7. Mengenai berat maksimal yang dapat diangkat oleh anda, sebenarnya adalah suatu angka yang relatif, patokan umum idealnya adalah 1/3 dari berat badan anda , tetapi ini kembali lagi ke kemampuan fisik setiap individu, yang terbaik adalah dengan tidak memaksakan diri, lagi pula anda dapat menyiasati pemilihan barang yang akan dibawa dengan selalu memilih barang/alat yang berfungsi ganda dengan bobot yang ringan dan hanya membawa barang yang benar-benar perlu.


Pengurus IKSAPALA thn 2008/2009

Pelindung Iksapala: Kepsek SMANSA

Pembina Iksapala: Nur Abyadi S,Ap
Dedi Priyanto
Ketua Iksapala : Riskiresa Bayu Wicaksono
Koorlap : Novendy Eka Andhyka
Septi Nurdiyanti
Sekretaris : Nurmala Sari
Vian Puput Wijaya
Bendahara : Alvi Khoiriah
Fini Suci Nuswantari
Sie Kegiatan : Galih Wiko Setyaji
Lidya Widiasworo
Sie Perlengkapan: M Angga Khoirurrozi
Sie Humas : Martyn Suprayugo
Alvian Fajar R
Sie P3K : Dwi Ardiana Sari
Ani Budiarti
Sie Lingkungan Hidup: Fajar Adhi Hartanto
M Angga K
Sukses!!!!!

Selasa, 12 Agustus 2008

Iksapala Smansa

Iksapala berdiri tahun 1991 tepatnya tanggal 1 agustus. dibidani oleh GAPETTA Kebumen. Iksapala merupakan akronim dari Ikatan siswa pencinta alam. merupakan salah satu dari ekskul pilihan di Smansa Kebumen tercinta....
Anggota Iksapala merupakan siswa SMA N 1 Kebumen yang respect dan cinta pada lingkungan. Kegiatan Iksapala meliputi kegiatan out door dan beberapa kegiatan pelestarian lingkungan.

anda pengunjung ke